Agen Poker Terpercaya – Napi Ini Mengendalikan Putri Untuk Bisnis Sabu

Agen poker terpercaya, agen dominoqq terpercaya, agen judi poker terpercaya, agen judi dominoqq terpercaya, judi poker online, judi dominoqq online, agaen poker poker online indonesia, game online indonesia, judi poker online, situs poker online, judi online terpercaya, poker online uang asli, judi online indonesia, situs judi poker online terpercaya, poker indonesia

Agen Poker Terpercaya – Seorang wanita ditangkap Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Tengah saat mengambil paket di agen travel yang ternyata berisi sabu. Wanita bernama Yan Ari Irawati (41) ternyata diperintah ayahnya yang kini mendekam di penjara.

Penangkapan dilakukan hari Jumat (28/7/2017) lalu di depan agen travel di Jalan Sumodarsono, Kabupaten Blora, sekitar pukul 13.00 WIB. Saat itu petugas sudah mengintai karena mendapat informasi adanya pengiriman sabu lewat jasa agen travel dari Jakarta ke Blora.

“Ini modus baru, kami belum pernah mendapati narkoba dikirim menggunakan jasa travel,” kata Kepala BNNP, Jateng Brigjen Tri Agus Heru Prasetyo, saat jumpa pers di kantornya, Jalan Madukoro, Semarang, Selasa (1/7/2017).

Irawati ditangkap saat keluar dari kantor agen travel sambil membawa paket yang dibalut plastik hitam. Saat digeledah, benar saja ditemukan paket sabu dengan berat sekitar 25 gram.

“Saat kami geledah paket tersebut berisi serbuk sabu-sabu,” tandas Tri Agus.

Saat dimintai keterangan, ibu dua anak tersebut mengaku diminta mengambil paket tersebut oleh ayahnya bernama Bambang Budianto alias Londo (67). Padahal Londo masih menjalani masa hukuman di Lapas Kelas II B Pati.

“Kami langsung berkoordinasi dengan Kalapas,” pungkasnya.

Kasi Binadik dan Kegiatan Kerja Lapas II Pati, Dwi Ediyanto, mengatakan pihaknya langsung menindaklanjuti dan melakukan penggeledahan di kamar tahanan Londo. Di sana petugas Lapas menemukan telepon seluler yang digunakan untuk menghubungi putrinya.

“Kami menemukan handphone di bawah bantalnya,” ujar Dwi.

Londo beserta handphone-nya kemudian dibawa ke Semarang untuk diperiksa BNNP Jateng hari Sabtu (29/7) lalu. Dwi menjelaskan, Londo merupakan napi kasus narkoba yang pernah dipenjara tiga kali dengan kasus yang sama.

“Dia residivis, ini sudah yang keempat kalinya,” tegas Dwi.

Terbaru

Leave a Comment